Kalau ngomongin seafood, satu hal yang paling menentukan enak atau nggaknya itu kesegaran. Beda banget rasanya antara seafood yang baru didapat dan seafood yang sudah lama disimpan. Selain soal rasa, seafood juga termasuk bahan makanan yang cepat berubah tekstur dan aromanya kalau tidak ditangani dengan benar. Makanya, ada beberapa jenis seafood yang paling ideal langsung dimasak saat masih segar, supaya hasilnya tetap juicy, manis alami, dan nggak amis.
Cumi
Cumi termasuk seafood yang paling sensitif. Saat masih segar, cumi punya tekstur kenyal yang pas dan rasa manis yang halus. Tapi kalau sudah tidak segar, cumi bisa cepat mengeluarkan aroma kuat, dan bagian dalamnya terasa “lendir” atau licin berlebihan. Masalah lainnya, cumi yang terlalu lama disimpan sering bikin hasil masak jadi alot atau karet, apalagi kalau cara masaknya salah.
Supaya cumi tetap enak, sebaiknya segera bersihkan begitu dibeli: buang tinta (kalau tidak dipakai), ambil tulang beningnya, dan cuci cepat dengan air mengalir. Kalau mau disimpan sebentar, taruh di wadah tertutup, letakkan di bagian paling dingin, dan jangan dicampur dengan bahan lain supaya aromanya tidak menyebar.
Udang
Kalau Udang segar itu cirinya jelas: badan kencang, cangkang tidak lembek, dan aromanya masih “laut” yang ringan, bukan amis menyengat. Udang termasuk bahan yang cepat sekali menurun kualitasnya, karena bagian kepala dan cangkangnya bisa memicu bau kalau terlalu lama disimpan. Kalau udang sudah kurang segar, biasanya rasa manisnya hilang, dan teksturnya jadi lembek.
Kalau kamu beli udang untuk dimasak hari itu, paling ideal langsung olah setelah dibersihkan. Pisahkan kepala jika perlu, terutama kalau udang tidak segera dimasak. Simpan udang dengan es (kalau ada) atau di chiller, dan pastikan wadahnya kering supaya tidak makin cepat rusak.
Kerang
Kerang seperti kerang hijau, kerang dara, atau kerang simping sebaiknya dimasak saat masih hidup atau benar-benar segar. Jika Kerang yang segar biasanya cangkangnya menutup rapat, dan kalau diketuk dia bereaksi. Kalau cangkang terbuka terus dan tidak menutup saat disentuh, itu tanda kerangnya sudah tidak bagus.
Kerang cepat sekali menimbulkan bau karena sifatnya menyaring air (filter feeder). Karena itu, proses pembersihannya juga penting: rendam dengan air bersih dan sedikit garam agar kotoran dan pasir keluar. Setelah bersih, masak segera agar rasanya tetap gurih segar.
Segar Itu Kunci Rasa Seafood
Intinya, kalau kamu ingin seafood yang rasanya maksimal, pilih bahan yang segar dan masak secepat mungkin. Cumi, udang, dan kerang adalah tiga contoh yang kualitasnya cepat turun kalau terlalu lama disimpan. Dengan penanganan yang benar, seafood nggak cuma lebih enak, tapi juga lebih nyaman dimakan karena aromanya tetap bersih dan segar.
BACA JUGA: 3 Seafood Yang Baik Untuk Kesehatan Agar Terlihat Awet Muda