Selama ini kita sering mendengar berbagai mitos seputar seafood dan banyak di antaranya sudah beredar begitu lama hingga dianggap sebagai kebenaran. Sayangnya, tidak semua mitos itu akurat. Bahkan, beberapa justru membuat orang ragu mengonsumsi seafood, padahal manfaatnya untuk kesehatan sangat besar. Agar tidak terus salah kaprah, yuk kenali beberapa Mitos dan Fakta Seafood populer.

Makan Seafood Bisa Meningkatkan Kolesterol

Ini adalah salah satu mitos paling sering ditemui. Banyak orang menghindari seafood karena takut kadar kolesterol mereka naik. Padahal, faktanya tidak semua seafood tinggi kolesterol. Bahkan, sebagian besar ikan laut justru kaya akan lemak sehat seperti omega-3 yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

Memang, ada jenis seafood yang mengandung kolesterol lebih tinggi, seperti udang atau cumi. Tapi jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan cara sehat, seafood tetap aman untuk jantung dan tubuh.

Fakta: Seafood tetap aman dikonsumsi jika tidak berlebihan dan diolah dengan cara yang benar, seperti dikukus, dipanggang, atau ditumis ringan.

Ikan Beku Kehilangan Kandungan Gizinya

Ada anggapan bahwa ikan beku tidak lagi bergizi seperti ikan segar. Padahal, ikan beku yang dibekukan segera setelah ditangkap justru bisa mempertahankan nutrisinya dengan sangat baik.

Proses pembekuan yang cepat dan penyimpanan pada suhu yang stabil menjaga kandungan protein, vitamin, dan mineral tetap utuh. Justru ikan segar yang tidak disimpan dengan baik bisa kehilangan lebih banyak nilai gizinya.

Fakta: Ikan beku tetap bernutrisi jika dibekukan dan disimpan dengan benar. Yang penting adalah cara mencairkannya idealnya dilakukan perlahan di dalam kulkas, bukan di suhu ruang.

Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Ikan

Banyak ibu hamil menghindari ikan karena takut membahayakan janin. Tapi sebenarnya, ikan adalah sumber nutrisi penting, terutama untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin karena kandungan omega-3 dan proteinnya yang tinggi.

Yang perlu diperhatikan bukan larangan mengonsumsi ikan, tetapi jenis ikan yang dipilih serta cara memasaknya. Ibu hamil sebaiknya menghindari ikan mentah atau setengah matang, dan juga ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti ikan hiu, makarel raja, atau todak.

Fakta: Ibu hamil tetap boleh makan ikan, asalkan memilih jenis ikan rendah merkuri dan dimasak hingga matang sempurna.

BACA JUGA: Seafood Yang Tinggi Akan Protein

Sebagian besar mitos tentang seafood muncul karena kurangnya informasi yang akurat. Padahal, dengan pemilihan bahan yang tepat dan cara pengolahan yang sehat, seafood justru menjadi salah satu sumber nutrisi terbaik yang bisa kamu konsumsi.

Daripada takut karena mitos yang belum tentu benar, lebih baik memahami faktanya. Dengan begitu, kamu bisa tetap menikmati kelezatan seafood sekaligus mendapatkan manfaatnya untuk kesehatan tubuh.